Tampilkan postingan dengan label Kumpulan Berita Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kumpulan Berita Teknologi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Januari 2014

Inject xl terbaru

Bagi pengguna SSH yang injectnya ngadat, ini saya bagikan inject XL dengan port 8088.
Inject ini dijamin work...
Sedikit tips buat pengguna SSH agar tidak disconnect. Login seperti biasa sampai SSH agan koneksi, selanjutnya buka browser, lalu buka radio online apa saja, selanjutnya buka tab baru dan silahkan berinternet seperti biasa. Terjadinya sering disconnect karena tidak ada acces ke server. Cara ini tidak akan mengurangi speed internet.

Download Inject XL



Pasword rar : codet0100x

Jumat, 22 November 2013

SSH Internet Unlimitid

Diera digital masa kini internet telah merupakan bagian dari keseharian banyak orang untuk berbagai hal, baik urusan industri, usaha, sosial media, atau hanya sekedar surfing.
Namun disaat internet begitu dibutuhkan banyak orang penyedia layanan internet di Indonesia terbilang masih memberikan harga yang sangat mahal serta quota yang sangat terbatas, sementara disisi lain sebagian orang memiliki mobilitas yang tinggi dalam hal internet termasuk untuk download data. Maka solusi terbaik dari keadaan ini adalah menggunakan SSH. Internetan menggunakan SSH tunneling lebih aman dan cepat dibanding internetan normal. Jika diibaratkan dalam dunia nyata, internetan dengan SSH tunneling itu seperti anda sendirian mengendarai mobil dengan cepat di terowongan. Aman dan lancar karena tidak ada gangguan dari pengendara atau pengguna jalan lain karena jalan dan terowongan tersebut milik anda sendiri.

Internetan menggunakan SSH sangat jauh lebih asyik, selain speed yang sangat tinggi juga tidak ada batasan quota.
berikut saya lampirkan Screen shoot penggunaan saya di dua daerah yang berbeda







silahkan test speed internet agan disini dan bandingkan dengan speed test saya diatas.

bagi agan-agan yang ingin menikmati internetan menggunakan SSH silahkan order disaya
 account yang tersedia serta harga/ bulan adalah :

Server singapore : 40.000/bln
Server USA        : 35.000/bln

Paket sudah termasuk account dan tools serta tutorial penggunaan. Untuk agan2 yang didaerah jambi saya bisa bantu setting jika sedang tidak sibuk.

kalau berminat silahkan contact gan
SMS  : 08995312422 (Fast Respon)
BBM : 76A8A3CC

Selasa, 22 Oktober 2013

Charger Tenaga Surya

Hanphone kini menjadi suatu alat komunikasiyang sangat vital bagi masyarakat mulai dari kalangan atas hingga ke kalangan bawah sekalipun. Bukan suatu yang mengherankan apabila banyak yang resah dan kebingungan ketika kita sedanga memakai ponsel yang memiliki baterai dengan daya tahan yang rendah atau sering dikatakan dengan sering low bat. Belum lagi permasalahan yang timbul ketika lampu tiba – tiba padam dan daya tahan dari ponsel kita sedang melemah dan membutuhkan segera tambahan daya untuk tetap terhubung dengan teman, kerabat, sahabat atau soudara kita. Semua itu menjadi polemic tersendiri bagi pemegang hanphone yang memiliki daya tahan baterai yang lemah.  Namun sekarang telah hadir dan merupakan suatu solusi dari permasalahan yang telah disinggung di awal tadi dengan menggunakan  sebuah perangkat charger tenaga surya atau sinar matahari. charger tenaga surya memiliki kapasitas mencapai 2600mAH. dan perangkat tersebut sudah built in LED dan dilengkapi dengan 7 jenis konektor yang dapat digunakan untuk merecharge HP, PDA, Cam, hingga MP3 player.

Charger Tenaga Surya

Hemat energy & Eco – Friendy
charger tenaga surya atau matahari selain sebagai solusi merupakan salah satu alternative untuk mensuplay energy yang non listrik. Cara penggunaan dari perangkat ini pun sangatlah mudah, anda hanya perlu meletakkan panel dibawah teriknya matahari selama kurang lebbih  10 sampai dengan  15 jam atau anda dapat melihat dari indikatornya apakah perangkat ini sudah memiliki daya pebuh atau masih belum. Energy matahari yang diterima oleh panel akan dikonversikan secara otomatis menjadi energy listrik. Energy listrik yang sudah terbuat dari konversi tersebut akan di simpan dalam unit dan dapat digunakan sewaktu – waktu jika dibutuhkan. Alat ini juga sama sekali tidak menimbulkan atau menghasilkan polutan jadi perangkat ini sangat ramah lingkungan.

Baterai Hi – Capacity
Coba anda cek nilai mAH yang tertulis pada baterai ponsel atau gadget anda. Memang besarnya mAH pada tiap ponsel atau gadget berbeda – beda satu dengan yang lainnya sesuai dengan jenis dan tipe ponsel, namun rata –rata dari baterai berkisar 1000 sampai 1500 mAH. Sedangkan charger tenaga surya ini memiliki kapasitas yang lumayan besar sekitar 2600 mAH. Sekarang coba anda bandingkan besarnya mAH ponsel anda dengan charger tenaga surya ini. Tentu charger tenaga surya ini sangat lebih dari cukup untuk mengisi ulang baterai ponsel atau gadget anda hingga full.

Built – in LED Flashlight
charger tenaga surya juga dilengkapi dengan LED Horisontal yang dapat difungsikan sebagai senter atau lampu penerangan saat berada didalam kondisi yang gelap seperti perjalanan di malam hari atau sebgai penerang saat lampu padam pada malam hari. Nyala lampu LED dari perangkat ini sangat terang dan mampu bertahan dipakai selama 30 jam.

charger tenaga surya sangat praktis apabila anda sedang dlaam sebuah perjalanan atau disaat camping atau travelling. charger tenaga surya juga tersedia 7 macam konektor yang sangat kompatibel untuk ponsel, kamera digital, PDA, PSP, GPS, DV, MP3 dan MP4 player. Dengan mencharge ponsel anda dengan menggunakan charger tenaga surya ini  selama 60 menit anda dapat menggunakan ponsel anda untuk berkomunikasi tanpa henti selama 100 sampai 150 menit. Menarik bukan… namun mungkin ada sebuah pertanyaan bagaimana jika dalam keadaan mendung?? Anda tidak perlu khawatir karena alat ini juga dapat mengambil daya dari listrik melalui kabel USD kurang lebih selama 5 jam pengisian.

Sumber : http://www.gsmlokal.com

Teknologi Membuat Manusia Kurang Manusiawi

Teknologi sekarang ini sudah sangat lekat dengan kehidupan manusia, mulai dari hal-hal kecil hingga hal penting yang terkait dengan pekerjaan. Namun penelitian yang dilakukan oleh Intel baru-baru ini mengatakan, teknologi membuat manusia menjadi kurang manusiawi.

Perusahaan prosesor komputer Intel melakukan survei dengan judul Intel Innovation Barometer ini yang dilakukan di Brasil, China, Prancis, India, Indonesia, Italia, Jepang, dan Amerika Serikat sejak Juli hingga Agustus 2013. Berdasarkan survei tersebut, yang diterima Okezone melalui siaran pers dari Intel, didapat hasil bahwa enam dari sepuluh orang yang menggunakan teknologi, yang disebut generasi milenia, mengaku teknologi kian membuatnya kurang manusiawi.

Hal ini dikarenakan manusia selalu bersinggungan dengan teknologi di setiap aktivitas yang dilakukannya. Mulai dari bangun tidur, beraktivitas, bahkan saat tertidur pun smartphone berada di sisi penggunanya. Responden menilai teknologi membuat manusia tergantung dengan kecanggihannya, dan tak melakukan kegiatan sosial.

Di Indonesia, sebanyak 53 persen responden mengiyakan bahwa teknologi membuat manusia jadi kurang manusiawi. Berdasarkan survei tersebut, teknologi juga dikatakan membuat privasi seseorang menjadi kurang berarti lagi. Sebanyak 80 persen orang Indonesia bersedia berbagi tanggal lahir mereka di jejaring sosial, 62 persen membagi rekam jejak GPS mereka di media sosial menggunakan aplikasi semacam Foursquare dan lainnya.

Bahkan, 59 persen orang Indonesia rela berbagi transaksi yang telah dilakukannya di dunia maya. Namun sikap ini cenderung lebih mudah didapati pada masyarakat Indonesia ketimbang Amerika. Orang-orang di sana lebih hati-hati dalam menulis informasi pribadi di dunia internet.

Meski demikian, masyarakat di Indonesia juga percaya bahwa teknologi juga bisa meningkatkan hubungan pribadi mereka. Sebanyak 83 persen responden setuju dengan pernyataan tersebut. Selain itu sebanyak 67 persen menyetujui bahwa teknologi berdampak positif bagi pendidikan, transportasi, dan kesehatan.

Sumber : http://techno.okezone.com

Pizza Instan Dibuat dengan Mesin Printer

ernah melihat film fiksi (dulu mungkin FIKSI) teknologi Back to The Future 2 atau film lain yang menampilkan makanan instan dihasilkan oleh mesin atau mungkin lewat ROBOT Koki? Ternyata yang dulu masuk kategori science fiction lama-lama menjadi non fiksi. Pizza 3D mini telah berhasil dibuat oleh mesin printer makanan (food printer) 3D yang didemokan pada acara SXSW Eco oleh Insinyur bernama Anjan yang dibiayai oleh NASA di mana di masa depan akan sangat berguna bagi para astronot yang ingin makan “pizza” di luar angkasa sana.
Perangkat mesin pembuat pizza 3D saat ini masih prototipe dan mengunakan bubuk bahan yang bisa disimpan bertahun-tahun. Printer makanan ini bisa membuat adonan, memanaskannya, serta menambahkan saos tomat serta krim keju di atas adonan tersebut. Jadi sabar saja yah sampai mesin canggih ini bisa dibeli di toko-toko elektronik terdekat, makan pizza bakal jadi guampang banget, dan nanti pasti akan ada mesin-mesin pizza di tempat-tempat keramaian dimana kita tinggal memasukkan koin atau uang untuk memesan pizza, menunggu bentar kemudian… nyam..nyam… Teknologi bikin makin cepat dan nyaman aja yah ;D

Sumber : http://www.beritateknologi.com

RI Siap Luncurkan Satelit Remote Sensing Kedua

Teknologi pengindraan jauh (remote sensing) terus berkembang. Jika pada 1987 teknologi pemetaan wilayah ini hanya mampu menjangkau radius 30 meter secara akurat, kini seiring berkembangnya teknologi, keakuratan peta sudah mencapai 0,5 meter.

Penggunaannya pun meluas. Pada masa-masa awal, remote sensing digunakan sebatas untuk mengamati cuaca. Penggunaannya kemudian meluas ke ranah militer sebagai satelit mata-mata dalam menentukan peta wilayah. Kini, remote sensing telah dimanfaatkan oleh masyarakat sipil.

Misalnya, peta melalui citra satelit ini sudah bisa dimanfaatkan untuk bidang kesejahteraan masyarakat, di antaranya pengembangan sektor pertanian dan kelautan oleh nelayan.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Riset dan Teknologi, Gusti Muhammad Hatta, di sela acara ARCS Bridging Sustainable Asia, Selasa 22 Oktober 2013.

"Sekarang, kami bisa membantu nelayan untuk menentukan keberadaan ikan. Kalau dulu melaut jauh sampai ke tengah, belum tentu ada ikannya. Dengan citra satelit, koordinat ikan bisa ditentukan lebih akurat. Ini akan membantu para nelayan," ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut akan disampaikan pengembangan-pengembangan teknologi di negara-negara Asia. Indonesia sendiri saat ini sudah memiliki dua stasiun remote sensing, yakni di Pare-pare dan Rumpin, Bandung. Penggunaannya pun dinilai Gusti Muhammad Hatta sudah efektif.

Evakuasi

Selain itu, keberadaan remote sensing dikatakannya sangat penting dalam melakukan evakuasi bencana. "Seperti Jepang yang sering dilanda tsunami. Saya kira teknologi satelit ini perlu diadopsi," imbuhnya.

Sementara itu, Indonesia, saat ini memiliki teknik evakuasi vertikal dan horizontal. Itu untuk mengurangi kecelakaan, sehingga jumlah korbannya bisa diminimalisasi.

Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Bambang S Tejasukmana, mengatakan, hasil dari pemetaan satelit itu pun bisa dimanfaatkan oleh kalangan instansi pemerintah daerah yang ada.

Dari dua stasiun itu dibangun bank data yang bisa diakses oleh pemda. "Kami membangun bank data. Untuk itu, kalau ada yang butuh bisa langsung mengakses bank data itu," katanya.

Namun, kesulitan utama di Indonesia adalah keberadaan awan. Untuk itu, data remote sensing harus sering direkam.

Indonesia akan kembali meluncurkan dua buah satelit remote sensing dari India. Rencananya, peluncuran satelit LAPAN A2 akan digelar pada April-Mei 2014. "Tapi, terkendala India yang terus mengundur programnya," ujar Bambang.

Dipilihnya India, karena bisa memberikan ongkos yang lebih murah dalam peluncuran. "Sekarang itu, peluncurannya US$300 ribu untuk setiap satelit. Harga dihitung per kilogram. Totalnya sekitar US$600 ribu (Rp6,77 miliar)" ujarnya.

Sumber : http://teknologi.news.viva.co.id

Minggu, 20 Oktober 2013

Sel surya : Struktur & Cara kerja

Sel surya atau juga sering disebut fotovoltaik adalah divais yang mampu mengkonversi langsung cahaya matahari menjadi listrik. Sel surya bisa disebut sebagai pemeran utama untuk memaksimalkan potensi sangat besar energi cahaya matahari yang sampai kebumi, walaupun selain dipergunakan untuk menghasilkan listrik, energi dari matahari juga bisa dimaksimalkan energi panasnya melalui sistem solar thermal.
Sel surya dapat dianalogikan sebagai divais dengan dua terminal atau sambungan, dimana saat kondisi gelap atau tidak cukup cahaya berfungsi seperti dioda, dan  saat disinari dengan cahaya matahari dapat menghasilkan tegangan. Ketika disinari, umumnya satu sel surya komersial menghasilkan tegangan dc sebesar 0,5 sampai 1 volt, dan arus short-circuit dalam skala  milliampere per cm2. Besar tegangan dan arus ini tidak cukup untuk berbagai aplikasi, sehingga umumnya sejumlah sel surya disusun secara seri membentuk modul surya. Satu modul surya biasanya terdiri dari 28-36 sel surya, dan total menghasilkan tegangan dc sebesar 12 V dalam kondisi penyinaran standar (Air Mass 1.5). Modul surya tersebut bisa digabungkan secara paralel atau seri untuk memperbesar total tegangan dan arus outputnya sesuai dengan daya yang dibutuhkan untuk aplikasi tertentu. Gambar dibawah menunjukan ilustrasi dari modul surya.

Modul surya biasanya terdiri dari 28-36 sel surya yang dirangkai seri untuk memperbesar total daya output. (Gambar :”The Physics of Solar Cell”, Jenny Nelson)

Struktur Sel Surya
Sesuai dengan perkembangan sains&teknologi, jenis-jenis teknologi sel surya pun berkembang dengan berbagai inovasi. Ada yang disebut sel surya generasi satu, dua, tiga dan empat, dengan struktur atau bagian-bagian penyusun sel yang berbeda pula (Jenis-jenis teknologi surya akan dibahas di tulisan “Sel Surya : Jenis-jenis teknologi”). Dalam tulisan ini akan dibahas struktur dan cara kerja dari sel surya yang umum berada dipasaran saat ini yaitu sel surya berbasis material silikon yang juga secara umum mencakup struktur dan cara kerja sel surya generasi pertama (sel surya silikon) dan kedua (thin film/lapisan tipis).

Struktur dari sel surya komersial yang menggunakan material silikon sebagai semikonduktor. (Gambar:HowStuffWorks)

Gambar diatas  menunjukan ilustrasi sel surya dan juga bagian-bagiannya. Secara umum terdiri dari :
1. Substrat/Metal backing
Substrat adalah material yang menopang seluruh komponen sel surya. Material substrat juga harus mempunyai konduktifitas listrik yang baik karena juga berfungsi sebagai kontak terminal positif sel surya, sehinga umumnya digunakan material metal atau logam seperti aluminium atau molybdenum. Untuk  sel surya dye-sensitized  (DSSC) dan sel surya organik, substrat juga berfungsi sebagai tempat masuknya cahaya sehingga material yang digunakan yaitu material yang konduktif tapi juga transparan sepertii ndium tin oxide (ITO) dan flourine doped tin oxide (FTO).

2. Material semikonduktor
Material semikonduktor merupakan bagian inti dari sel surya yang biasanya mempunyai tebal sampai beberapa ratus mikrometer untuk sel surya generasi pertama (silikon), dan 1-3 mikrometer untuk sel surya lapisan tipis. Material semikonduktor inilah yang berfungsi menyerap cahaya dari sinar matahari. Untuk kasus gambar diatas, semikonduktor yang digunakan adalah material silikon, yang umum diaplikasikan di industri elektronik. Sedangkan untuk sel surya lapisan tipis, material semikonduktor yang umum digunakan dan telah masuk pasaran yaitu contohnya material Cu(In,Ga)(S,Se)2 (CIGS), CdTe (kadmium telluride), dan amorphous silikon, disamping material-material semikonduktor potensial lain yang dalam sedang dalam penelitian intensif seperti Cu2ZnSn(S,Se)4 (CZTS) dan Cu2O (copper oxide).
Bagian semikonduktor tersebut terdiri dari junction atau gabungan dari dua material semikonduktor yaitu semikonduktor tipe-p (material-material yang disebutkan diatas) dan  tipe-n (silikon tipe-n, CdS,dll)  yang membentuk p-n junction. P-n junction ini menjadi kunci dari prinsip kerja sel surya. Pengertian semikonduktor tipe-p, tipe-n, dan juga prinsip p-n junction dan sel  surya akan dibahas dibagian “cara kerja sel surya”.

3. Kontak metal / contact grid
Selain substrat sebagai kontak positif, diatas sebagian material semikonduktor biasanya dilapiskan material metal atau material konduktif transparan sebagai kontak negatif.

4.Lapisan antireflektif
Refleksi cahaya harus diminimalisir agar mengoptimalkan cahaya yang terserap oleh semikonduktor. Oleh karena itu biasanya sel surya dilapisi oleh lapisan anti-refleksi. Material anti-refleksi ini adalah lapisan tipis material dengan besar indeks refraktif optik antara semikonduktor dan udara yang menyebabkan cahaya dibelokkan ke arah semikonduktor sehingga meminimumkan cahaya yang dipantulkan kembali.

5.Enkapsulasi / cover glass
Bagian ini berfungsi sebagai enkapsulasi untuk melindungi modul surya dari hujan atau kotoran.

Cara kerja sel surya
Sel surya konvensional bekerja menggunakan prinsip p-n junction, yaitu junction antara semikonduktor tipe-p dan tipe-n. Semikonduktor ini terdiri dari ikatan-ikatan atom yang dimana terdapat elektron sebagai penyusun dasar.  Semikonduktor tipe-n mempunyai kelebihan elektron (muatan negatif)  sedangkan semikonduktor tipe-p mempunyai kelebihan hole (muatan positif) dalam struktur atomnya.  Kondisi kelebihan elektron dan hole tersebut bisa terjadi dengan mendoping material dengan atom dopant. Sebagai contoh untuk mendapatkan material silikon tipe-p, silikon didoping oleh atom boron, sedangkan untuk mendapatkan material silikon tipe-n, silikon didoping oleh atom fosfor. Ilustrasi dibawah menggambarkan junction semikonduktor tipe-p dan tipe-n.
Junction antara semikonduktor tipe-p (kelebihan hole) dan tipe-n (kelebihan elektron). (Gambar : eere.energy.gov)

 Peran dari p-n junction ini adalah untuk membentuk medan listrik sehingga elektron (dan hole) bisa diekstrak oleh material kontak untuk menghasilkan listrik. Ketika semikonduktor tipe-p dan tipe-n terkontak, maka kelebihan elektron akan bergerak dari semikonduktor tipe-n ke tipe-p sehingga membentuk kutub positif pada semikonduktor tipe-n, dan sebaliknya kutub negatif pada  semikonduktor tipe-p. Akibat dari aliran elektron dan hole ini maka terbentuk medan listrik yang mana  ketika cahaya matahari mengenai susuna p-n junction ini maka akan mendorong elektron bergerak dari semikonduktor menuju kontak negatif, yang selanjutnya dimanfaatkan sebagai listrik, dan sebaliknya hole bergerak menuju kontak positif menunggu elektron datang, seperti diilustrasikan pada gambar dibawah.
Ilustrasi cara kerja sel surya dengan prinsip p-n junction.
 
Sumber : http://teknologisurya.wordpress.com

Jepang Menemukan Teknologi Baru Pembuatan Sel Surya

Bahwa cadangan sumber energi minyak bumi terus berkurang, dunia mengkhawatirkan terjadinya krisis energi. Banyak orang mulai memikirkan untuk mencari alternatif sumber energi lainnya. Pilihan tertuju pada sejumlah hal, seperti panas bumi, angin, air, dan surya alias sinar matahari. Khusus yang terakhir, di Jepang, teknologi mengembangkan sinar matahari sebagai sumber energi sudah dirintis sejak 30 tahun silam. Tak dipungkiri, tenaga surya yang diubah menjadi listrik digunakan untuk memasok kebutuhan listrik Jepang, termasuk stasiun kereta api, industri, hingga untuk keperluan rumah tangga. Bahkan kabarnya Jepang memiliki separuh dari pembangkit listrik tenaga surya yang digunakan di dunia.
Saat ini perkembangan menggunakan sumber surya sangat pesat di Negeri Matahari Terbit. Bahkan, ahli tenaga surya Jepang menemukan sel pembangkit pada panel surya yang lebih tipis ketimbang generasi sebelumnya. Panel tipis yang dihasilkan lewat proses sederhana dengan hasil warna-warni tersebut tetap memiliki kemampuan yang sama dalam menghasilkan energi.
Semula panel surya dibuat untuk memasok tenaga pada satelit. Kini teknologi ini juga sudah digunakan untuk mengisi ulang baterai. Selain itu, jika selama ini sel-sel pada panel terbuat dari silikon dengan warna khas, hitam, saat ini hasil penelitian terbaru menawarkan perubahan tampilan serta warna dari sel surya. Penemuan ini didorong keinginan untuk membuat sel surya yang lebih beragam dan tembus pandang.
Panel surya ini terbuat dari lapisan silikon yang sangat tipis sehingga bisa dibentuk dan dibuat menjadi papan nama bahkan papan iklan. Sejauh ini temuan baru tersebut baru digunakan untuk atap dan jendela sehingga pada siang hari cahaya matahari tetap bisa masuk ke ruangan. Sedangkan energi yang dihasilkan dapat disimpan untuk digunakan pada waktu kemudian.
Para ahli tenaga surya di Jepang kemudian meneruskan pengembangan teknologi panel surya dengan menciptakan sel surya yang berwarna-warni. Untuk itu, mereka menggunakan bahan pewarna alami yang diambil dari tumbuhan. Cara membuatnya pun jauh lebih sederhana. Jika awalnya sel surya dibuat dengan suhu 1.000 derajat Celsius, kini hanya dengan suhu 70 derajat Celsius dan teknologi elektrodeposisi, sel surya tipis penuh warna dapat dihasilkan.
Yang lebih menarik lagi, sel surya ini bisa diterapkan pada plastik ataupun kain. Penemu teknologi elektrodeposisi ini berharap suatu hari nanti sel surya dapat digunakan pada segala benda mulai dari topi hingga kendaraan. Sebuah penemuan yang bisa menjadi alternatif sumber energi yang bersih dan ramah lingkungan. Gratis pula.
 
Sumber : http://energysurya.com

Dunia Tak Lagi Butuh Energi Fosil

Sekiranya hal itulah yang dapat dikatakan dari hasil studi terbaru yang dirilis oleh tim riset yang dipimpin oleh Mark Z. Jacobson dari Stanford University. Hal tersebut dapat dicapai dengan mengkonversi seluruh jenis penggunaan bahan bakar fosil dengan sumber energi terbarukan dan bersih, dengan begitu dunia dapat meninggalkan bahan bakar fosil.
“Berdasarkan penemuan kami, sebenarnya tidak ada kendala dari segi ekonomi dan teknologi,” kata Jacobson, yang merupakan professor teknik sipil di institusi tersebut. “yang menjadi pertanyaan adalah dari segi aspek sosial dan politik.” Ia dan Mark Delucchi dari University of California-Davis telah menulis dua bagian makalah yang dipublikasikan pada Energy Policy, dimana mereka menilai harga, teknologi, dan materi yang dibutuhkan untuk mengubah dunia berdasarkan rancangan yang mereka buat.
Dunia yang mereka impikan akan sangat bergantung kepada listrik. Rancangan mereka membutuhkan energi angin, air dan cahaya matahari sebagai sumber energi, dengan energi angin dan matahari berkontribusi sekitar 90% dari total energi yang dibutuhkan dunia. Energi geotermal dan hidroelektrik (energi listrik yang berasal dari energi potensial air) masing-masing menyumbangkan 4% dari total energi yang dibutuhkan, dan 2% sisanya akan berasal dari energi ombak dan gelombang pasang-surut.
Kendaraan, kapal, dan kereta akan ditenagai oleh listrik dan sel bahan bakar hidrogen. Pesawat terbang dapat menggunakan bahan bakar hidrogen cair. Rumah-rumah dapat menggunakan pendingin atau pemanas ruangan bertenaga listrik, tidak lagi gas alam atau batubara. Proses komersial dan indutri dapat menggunakan hidrogen atau listrik. Hidrogen dapat dihasilkan dari elektrolisis air. Maka dari itu, energi angin, air, dan matahari akan mendominasi energi dunia.
Salah satu keuntungan yang dapat diperoleh dari rancangan yg dibuat Jacobson dan Delucchi ini adalah reduksi kebutuhan energi dunia hingga 30% dibandingkan dengan pembakaran bahan bakar fosil. Listrik dan penggunaan sel bahan bakar hidrogen jauh lebih efektif dan efisien dibandingkan pembakaran bahan bakar fosil.
Kendala yang paling nyata untuk mewujudkan rancangan ini adalah material yang dibutuhkan untuk membangun instalasi panel surya dan turbin angin. Diperlukan berbagai jenis logam dalam jumlah yang cukup besar, seperti besi, nikel, tembaga, aluminium, kromium dan bahkan logam langka seperti platina. Selain itu dalam mewujudkan infrastruktur generator angin yang ideal dibutuhkan lahan yang luas untuk menyediakan jarak agar tidak terjadi interferensi dan turbulensi angin yang digunakan.
“Tetapi rancangan ini sangat mungkin untuk dilaksanakan, bahkan tanpa perlu menggunakan teknologi terbaru. Kita sangat membutuhkan keputusan kolektif tentang bagaimana masa depan dunia yang kita inginkan sebagai masyarakat dunia,” kata Jacobson.
Bagaimanapun rancangan ini sangatlah revolusioner dan merupakan solusi yang baik dalam berbagai permasalahan energi dunia.

sumber : http://www.chem-is-try.org

Rabu, 16 Oktober 2013

BBM akan kembali hadir di Android dan Iphone

BlackBerry masih berniat untuk meluncurkan aplikasi BlackBerry Messenger (BBM) lintas platform di perangkat Android dan iPhone. Setelah batal merilis BBM lintas platform pada akhir September lalu, kini BlackBerry kembali menjanjikan kehadiran aplikasi pesan instan populer tersebut.

Chief Marketing Officer Frank Boulben mengatakan kepada Reuters, Senin (14/10/2013), bahwa aplikasi BBM lintas platform akan hadir "dalam beberapa hari lagi". Sayangnya, ia tak menyebut tanggal pasti peluncurannya.

BlackBerry mengklaim telah menyelesaikan masalah kelebihan kapasitas server yang disebabkan oleh aplikasi BBM untuk Android yang masih dalam tahap uji coba. Aplikasi yang belum final itu dipasang oleh 1,1 juta pengguna Android, dan ternyata memakan banyak traffic data di server BBM.

Sebelumnya, BlackBerry menjanjikan kedatangan BBM untuk Android pada 21 September, tetapi hingga kini aplikasi tersebut tak kunjung dirilis. Sementara untuk iPhone, aplikasi BBM sempat muncul pada 21 September di Apple App Store, tetapi ditarik kembali pada 22 September 2013. Penundaan ini disebut BlackBerry karena munculnya aplikasi BBM tak resmi untuk Android yang mengakibatkan gangguan teknis di server.

Saat ini, aplikasi BBM untuk Android tengah diuji coba kembali oleh beberapa pengguna yang diundang secara khusus oleh BlackBerry. Aplikasi BBM versi beta ini disebutkan mendapat telah mendapat perbaikan dan perubahan minor dari segi tampilan.

Aplikasi BBM untuk Android dan iPhone memiliki fitur standar, sebatas mengirim pesan teks, voice note, gambar, membuat grup diskusi berisi 30 kontak. Ia belum memiliki fitur BBM Voice, BBM Video, dan BBM Screen Share, dan BBM Channel.

BBM nantinya hanya mau berjalan di ponsel dengan sistem operasi Android versi 4.0 ke atas dan iOS versi 6 ke atas.

Sumber : www.tekno.kompas.com